|
laporan dari ..............
Konser Sting di Singapore Indoor Stadium
(10 Jan 2005)
Laporan oleh D.Manggala;
Setlist oleh Arthur Panggabean, Foto penonton oleh Ricard
(dibikin tgl 21 Feb 2005)
Yang menarik perhatian pertama kali memasuki gedung konser
adalah pakaian para penonton konser di singapore; rapih lho...padahal
kalo diinget-inget yang ditonton kan Sting yang notabene dulu
masuk aliran punk (bener ngga?). Tapi mungkin juga Sting versi
tua (yang sering disebut, dengan setengah becanda, sebagai
the grand father of pop) memang lebih mengundang golongan
mapan atau kalangan eksmud....Tapi yang jelas, penonton Mas
Gordon Summer ini memang dari berbagai usia dan juga tampak
jelas dominasi penonton ekspat...selain banyak juga yang dari
Indonesia (kan bisa tahu dari bahasanya dan hebohnya kalo
ngumpul).
Anyway, Sting was awesome that nite.
Suaranya memang oke banget...juga pendukungnya (band &
penyanyi latar) punya kemampuan yang bagus banget. Mungkin
yang rada bikin susah adalah karena doi menyusun lagu hot
dan slow secara bergantian...jadi setiap kali habis jingkrak-jingkrak
kita mesti duduk lagi...:)
Oh ya, saya mesti berterima kasih kepada teman saya, Arthur,
karena menyempatkan diri mencatat setlist-nya di kegelapan
gedung pertunjukan dan di sela-sela ia loncat-loncat.
1. Send Your Love
2. Message in a Bottle
3. The Hounds of Winter
4. Dead Man Rope
5. Brand New Day
6. Fragile
7. Englishman in New York
8. Shape of My Heart
9. Fields of Gold
10. Sacred Love
11. Every Little Thing She Does is Magic
12. Whenever I Say Your Name
13. Never Coming Home
14. Roxanne
15. Desert Rose
16. If I Ever Lose My Faith
17. Every Breath You Take
18. A Thousand Years
Catatan khusus mungkin pada lightingnya yang cukup menunjang
serta tiga layar besar yang sangat membantu kita yang duduk
di kelas festival. Seperti layaknya kehidupan di Spore, suasana
selama nonton show juga relatif rapi walaupun banyak yang
heboh juga.
Rekomendasi: Sebagai seorang penyanyi, Sting memang masih
layak banget ditonton.
|
Walaupun belum sempat
makan malam, tampak rombongan Arthur, Ricard, &
co berpose dengan gembira sehabis pertunjukan. Dari
t-shirt putih yang bertuliskan "sex &
music" tidak dapat saya simpulkan apakah
dua hal itu merupakan hobi utama Sting atau apa ya?
(catatan, itu kaos bukan punya saya).
Btw, Sting malam itu
tampil rada gondrong mirip style-nya waktu masih sama
The Police; salah seorang anggota rombongan
kita (cewek) sempet bilang kalo doi lebih suka penampilan
Sting yang botak :)
Thanks for all of
you guys... |
|
|